AKKI

Asosiasi Kartu kredit Indonesia
AKKI
| Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) merupakan wadah dari 21 bank / lembaga keuangan penerbit kartu kredit di Indonesia, yang berdiri sejak tahun 1988. Anggota AKKI sampai saat ini (November 2007) adalah:
1. ANZ Panin Bank |
Pengurus
Pengurusan AKKI dipilih setiap 2 (dua) tahun sekali, setiap bulan Agustus. Pengurus AKKI periode 2007 – 2009 adalah:
|
Tujuan utama AKKI
- Menjadi jembatan antara bank/LK penerbit kartu kredit dengan pihak-pihak yang terkait dalam membangun industri kartu kredit yang sehat.
- Mendukung proses penyidikan dan penyelidikan kasus pemalsuan kartu kredit sampai ke akar-akarnya dengan mendatangkan saksi ahli dari pelaku industri maupun perwakilan pemegang merek dagang internasional, seperti Master Card dan Visa International.
- Mendorong bank/LK penerbit kartu kredit (Issuers) agar melakukan Customer Education yang terus menerus terutama dalam hal penggunaan kartu kredit secara bijaksana dan waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan penyalahgunaan kartu kredit.
- Mendorong bank/LK yang bekerja sama dengan merchant (Acquirers) agar melakukan Merchant Education secara berkala agar mereka dapat berperan dalam pencegahan transaksi menggunakan kartu kredit palsu.
- Bekerja sama dengan segenap unsur Criminal Justice System (CJS) di Indonesia, seperti Kepolisian RI, Kejaksaan Agung RI dan Mahkamah Agung RI dalam menciptakan pemahaman yang sama dalam melihat kasus-kasus penyalahgunaan kartu kredit sehingga diharapkan para aparat penegak hukum dapat melakukan proses penyidikankan putusan pidana yang dapat memberikan efek jera dan pencegahan, serta memberikan rasa keadilan di masyarakat.
- Mendukung proses pembuatan RUU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang diajukan oleh Pemerintah RI qq Departemen Komunikasi dan Informasi karena penggunaan pasal-pasal dalam RUU ini akan dapat membuat proses penegakan hukum semakin baik dalam kasus-kasus penyalahgunaan kartu pembayaran, termasuk kartu kredit.
- Bekerja sama dengan Bank Indonesia dan menggalang partisipasi masyarakat, media, dan pihak terkait lainnya untuk mengembangkan industri kartu kredit yang sehat.



